Pages

20160101

Rejeki ga Kemana

"Kalau rejeki ga bakal kemana". Sering sekali kita mendengarkan kalimat ini. Bahwa pada dasarnya setiap makhluk bernyawa yang hidup di muka bumi ini telah dijamin rezkinya oleh Allah swt.

Contohnya saja seperti cicak. Cicak itu ga bisa terbang, dia hanya bisa merayap. Sedangkan makanannya adalah hewan yg bersayap a.k.a nyamuk. Dari analogi ini, terlihat bahwa nyamuklah yang menghampiri cicak. Cicak tetep harus berusaha degan menjukurkan lidahnya untuk menggapai si nyamuk.

Begitu juga dengan laba-laba. Laba-laba juga ga bisa terbang, tapi makannya yg menghampiri si laba-laba. Laba-laba hanya perlu berusaha untuk membangun sarang untuk menjebak mangsa-mangsanya.

Intinya sih, sebenernya rezeki kita itu deket sekali dengan kita. Rezeki itu ada disekitar kita. Sekarang semuanya tergantung usaha kita. Mau dapet rezeki yang banyak, usahanya juga harus banyak. Karena tanpa usaha, jangan berharap bisa dapet rezeki.

Rezeki itu bukan sesuatu yang turun secara tiba-tiba dan percuma dari langit. Yah, langit memang telah mencatat setiap rezeki makhluknya yang hidup di muka bumi. Tapi tetap satu kata kuncinya "u-s-a-h-a". Berusaha lebih, insyaAllah dapet rezeki yang juga lebih. Tapi jangan lupa, dalam rezeki kita juga ada hak-hak dari mereka yang membutuhkan.

Oh iya, klu dapet rezeki itu jangan lupa di keluarkan zakatnya, sedekahnya. Makin banyak ngeluarin zakat dan sedekah, insyaAllah makin banyak aja itu rezekinya. Rezeki kan emang suka datang dari arah yang gak disangka-sangka.

Seperti kemarin, aku baru aja belanja sepatu. Hopeless nih, kadang suka kalap kalau liad-liad instagram, entah kenapa yg di follow akun-akun olshop semua, hehe. Jadilah sudah keluar duit dengan jumlah sekian dari rekening. Dslam hati mikir, mau ga mau harus mengencangkan ikat pinggang nih (hehe, maap agak lebay sikit). Eh ga tau nya pas pulang kerja dateng aja tuh kakak sepupu yg kemaren bantuin jualan jilbab ngasih duit, alhamdulillaah jilbabnya laku, katanya begitu. Mendadak senyum lebar donk yaa, alhamdulillaah ternyata rejeki ga kemana. Balik lagi deh tu duit modal beli sepatu :D.

Disitu kadang baru terasanya, kadang yang kita keluarkan seberapa, ternyata Allah ganti dengan berlipat ganda.

Kadang kita juga suka lupa, bahwa rezeki itu ga cuma berupa harta bneda atau materi semata. Kesehatan, itu juga merupakan rezeki. Memiliki sahabat-sahabat yang baik, dipertemukan degan orang-orang yang baik, sholeh dan sholehah, itu juga rezeki.  Kalau mau di hitung-hitung ternyata Allah kasih rezeki itu dari mana aja, dari pintu mana saja. Kitanya aja yang kadang suka lupa bersyukur dan lebih serinnya kufur.

Mulai sekarang, kalau mau ngeliat itu jangan keseringan ngeliat keatas, lebih seringlah melihat kebawah. Senantiasa bersyukur sama Allah, berprasangka baik sama Allah, jangan lupa juga infak dan sedekah. InsyaAllah, Allah akan ganti dengan rezeki yang tak terukur jumlah dan nilainya (: Alhamdulillaah.

20151206

No title

Sebenernya ga tau nih mw posting apaan, tapi pengen nulis aja. Hidup itu emang penuh misteri. Kita hanya bisa menebak-nebak dan berharap sesuatu yg terjadi dimasa depan sesuai dengan harapan dan keinginan kita. Tapi seringnya malah diluar dugaan dan harapan.

Yah, apa yang terjadi dimasa depan memang tidak bisa diramalkan. Kita hanya bisa mengusahakan yang terbaik. Karena hasil akhirnya tetaplah Allah yang menentukan. Dan itulah yang disebut dengan takdir. Ingat lagi rukun iman poin keenam.

Apa yang kau harapkan terjadi dimasa depan? Aku punya banyak sekali harapan dan impian untuk masa depan. Bukan, harapanku bukanlah ingin membelah bulan dan memetik bintang-bintang untuk dibawa pulang dan ditempel untuk menghiasi langit-langit dikamar tidurku. Ini hanyalah impian dan harapan sederhana. Ya sugguh harapan yang sederhana.

Ya, hanya impian dan harapan sederhana. Tapi entah mengapa proses untuk mecapainya terasa begitu runit, panjang, ribet, harus mendaki gunung, melewati lembah hingga harus menyebrangi samudra (*aiisshh, maaf agak sedikit lebay). Namanya juga untuk masa depan. Tentu saja prosesnya rumit, karena yg diinginkan pasti yang terbaik.

Prosesnya rumit, karena hal itu sangat sensitif. Ada beberapa hal yg ingin aku lakukan untuk memastikan, namun aku terbentur karena itu melanggar norma-norma yg aku yakini dan percayai. Terkadang setan itu memang mepunyai segudang cara untuk menggoda iman manusia.

Yah, baiklah. Sepertinya tulisan ini sudah mulai ngalor ngidul kemana-mana. Kalau diibaratkan sebagai sebuah perjalanan, mungkin sudah tersesat ditengah hutan belantara. Baiklah, abaikan saja. Sebenarnya hanya ingin berbagi, mencurahkan apa yang ada di hati dan pikiran ini. Tapi entah megapa tak bisa pula tercurahkan dengan sempurna disini.

Karena mugkin kata-kata tak mampu untuk menjelaskannya. Mungkin karena belum ada kosa kata yang mampu dengan jelas mengambarkan maksudnya. Tapi setidaknya ini sedikit membuatku lega. Sisanya biarkanlah aku mengadu dan bercerita pada Sang Maha Kuasa. Btw, terimakasih sudah mau membuang waktumu untuk membaca postingan yang mungkin ga jelas ini. 😊

20150517

Test!

Lagi nyoba aplikasi blogger di android, krmaren sempet coba poating tp gagal, padahal aku udah nulis panjang kali lebar kali tinggi kali bangeeett bangeettt dah..

Dan sialnya, setelah gagal mempoating, maka gagal pula k save di drafts!! Makanya mw coba posting tulisan ini, kalu berhasil sptnya mau meenuliis lagiii ������

20140227

Y U D I S I U M

finally... bisa mengucapkan kata-kata yudisium dengan hati yang lega. jadi begini ceritanya,
besok aku bakal ngikutin yudisium fakultas, karena seperti yang kata ketua senat kampusku bilang, kalau di ibaratkan dengan pernkahan, yudisium itu ibarat akad nikahnya dan wisuda itu adalah resepsi pernikahannya.  so, artinya dengan ini beliau menekankan bahwa yudisium itu lebih sakral dan khidmat acaranya di bandingkan dengan wisuda. toh, wisuda itu bukannya pemindahan sumbu kompor minyak topi wisuda dari kiri kekanan dan pake baju kebanggaan para mahasiswa yang di sebut dengan toga, mirip ama nama daunau di sumatera utara itu ya.. hehehe....

20140204

nulis skripsi vs nulis blog

O..Ow.. hari berlalu.. bulan berganti,, begitu juga dengan tahun..
Udah nyampe ajaa di tahun 2014...

Okeh,, lebih kurang berarti hampir setahun blog ini ga pernah kesentuh ama penulisnya yg kece badai inii.. *syahrini kali yeee... but im not, just my self.. ;)

Okeh.. mungkin aku lupa kalu menulis itu adalah salah satu terapi terbaik untuk melepaskan stress.. mengobati depresi..  menyehatkan jiwa.. dan ngebuat perasaan jadi lebih lega..
*actually alasannya sibuk ama skripsi.. hehehe.. tapi heran deh ya.. yang ada kenapa kalu lagi nulis skripsi itu pernyataan yg aku buat di atas tadi jadi ga bener 100%..??
Karena seriously aku tu ngerasanya stress semakin bertambah.. tingkatan depresi juga meningkat..  ngebuat jiwa semakin terguncang.. dan perasaan semakin ga karukaruaaan.. *hadeeeh_ngomong_apa_sih_gue??